Aku rindu mencinta, berbagi kasih dan bahagia.
Ada kekosongan yang aku rasakan, yaitu mencinta.
Tersenyum bersama, tertawa bahagia,
Menangis haru berdua, menikmati indahnya mencinta dan dicinta.
Ingin lagi kumerasa saling memuja, dan saling bermanja.
Sentuhan lembut terasa dari hati sampai kepala.
Membuatku ingin selalu berada didekapnya.
Monday, 23 March 2009
Thursday, 6 November 2008
Lepaskan Aku !!!
Kembali aku tak mampu melepaskan lelahku setelah seharian penuh bergelut dengan pekerjaanku. Ingin rasanya aku merebahkan diri di tempat tidurku, namun rasanya takut untukku memejamkan mata ini.
Aku takut dengan pikiranku sendiri. Aku takut dengan angan-anganku sendiri. Pikiran-pikiran yang bermunculan yang sesungguhnya ingin ku enyahkan. Aku ingin mengusirnya pergi. Semakin kuat aku memaksakan diri mengusirnya, semakin kuat pikiran-pikiran itu menempel erat dalam otakku. Apa yang sesungguhnya diinginkan oleh pikiranku? Apa ini yang sesungguhnya yang diinginkan oleh hati kecilku?
Logikaku semakin tak karuan. Bayangan akan dirinya bermunculan disetiap detik aku ingin terpejam dan terlelap. Aku ingin mengusirnya dalam pikiranku. Aku ingin tenang seperti manusia normal.
Mengingat tanggal, bulan dan tahun, aku tersadar sudah berapa lama aku mengalami hal ini. Setahun lebih aku seperti ini. Merasakan takut dan kesepian yang seolah jauh dari yang dinamakan kebahagiaan. Disetiap malam-malamku, aku selalu mengalaminya. Aku merasa terganggu oleh pikiranku sendiri. Tapi aku tak tahu bagaimana mengusirnya dari pikiranku.
Ada yang tidak beres dengan aku. Ya, aku yakin akan hal itu. Tidak semestinya aku seperti ini terus menerus. Namun entah mengapa aku merasakan ada yang tidak beres pula dengan dirinya. Entah mengapa pula batinku begitu kuat mengatakan hal ini. Dan entah aku harus percaya pada apa dan siapa. Pada kenyataan kah atau pada kekuatan batin yang mendorongku sangat kuat?
Lepaskan!!! Aku ingin Lepas!!! Jeritan itu yang kerap kali menyangkal apa yang ada dipikiranku. Aku tak mau ada dia lagi dalam pikiranku. Aku tak punya kekuatan untuk mengusirnya pergi dari pikiranku, mungkin itu karena hatiku.
Aku takut dengan pikiranku sendiri. Aku takut dengan angan-anganku sendiri. Pikiran-pikiran yang bermunculan yang sesungguhnya ingin ku enyahkan. Aku ingin mengusirnya pergi. Semakin kuat aku memaksakan diri mengusirnya, semakin kuat pikiran-pikiran itu menempel erat dalam otakku. Apa yang sesungguhnya diinginkan oleh pikiranku? Apa ini yang sesungguhnya yang diinginkan oleh hati kecilku?
Logikaku semakin tak karuan. Bayangan akan dirinya bermunculan disetiap detik aku ingin terpejam dan terlelap. Aku ingin mengusirnya dalam pikiranku. Aku ingin tenang seperti manusia normal.
Mengingat tanggal, bulan dan tahun, aku tersadar sudah berapa lama aku mengalami hal ini. Setahun lebih aku seperti ini. Merasakan takut dan kesepian yang seolah jauh dari yang dinamakan kebahagiaan. Disetiap malam-malamku, aku selalu mengalaminya. Aku merasa terganggu oleh pikiranku sendiri. Tapi aku tak tahu bagaimana mengusirnya dari pikiranku.
Ada yang tidak beres dengan aku. Ya, aku yakin akan hal itu. Tidak semestinya aku seperti ini terus menerus. Namun entah mengapa aku merasakan ada yang tidak beres pula dengan dirinya. Entah mengapa pula batinku begitu kuat mengatakan hal ini. Dan entah aku harus percaya pada apa dan siapa. Pada kenyataan kah atau pada kekuatan batin yang mendorongku sangat kuat?
Lepaskan!!! Aku ingin Lepas!!! Jeritan itu yang kerap kali menyangkal apa yang ada dipikiranku. Aku tak mau ada dia lagi dalam pikiranku. Aku tak punya kekuatan untuk mengusirnya pergi dari pikiranku, mungkin itu karena hatiku.
Monday, 12 May 2008
Gantu B dengan T
Semalam ada obrolan tentang sebuah istilah yang dinamakan "masa lalu". Obrolan ringan dengan seseorang yang actually pandai memaknai kata, but well, sometime its hard for him to express it with words. Lagi becanda-becanda gitu, eh taunya ada sepenggal kalimat yg aku ingat.
"Ganti B dengan T" ujarnya
"Maksudnya?" tanyaku sambil berpikir.
"Jangan TERBAWA oleh masa lalu, tapi TERTAWA kan lah masa lalu" jelasnya.
Ternyata benar...ganti terbawa oleh tertawa... ganti B dengan T... wuih...great ideas...
Sejenak aku tersirat akan semua masa lalu pahit yang pernah aku alami, sekarang ini semenjak aku dengannya, aku hanya bisa mentertawakan masa laluku. Dia bisa membuat aku mentertawakan masa laluku, dia bisa membuatku nyaman dengan perilaku dan tindakannya.
Masaku sekarang ini adalah dengannya. Yang dulu adalah "masalalu", bukan "masalah gue"... gitu katanya... Ah, lagi-lagi dia bisa membuat aku kembali tersenyum.
Masaku kini adalah akhir dari sebuah masa lalu, dan masaku kini adalah penuh mimpi, pengharapan dan memulainya dengan sebuah keyakinan.
Keyakinan. Ya, itu yang sedang aku terapkan, I have faith... I have faith for my health, I have faith for my career, and especially I have faith for my future life with someone that i fall in love.
And for the last... Good bye my "Past" ... hehehehe...
"Ganti B dengan T" ujarnya
"Maksudnya?" tanyaku sambil berpikir.
"Jangan TERBAWA oleh masa lalu, tapi TERTAWA kan lah masa lalu" jelasnya.
Ternyata benar...ganti terbawa oleh tertawa... ganti B dengan T... wuih...great ideas...
Sejenak aku tersirat akan semua masa lalu pahit yang pernah aku alami, sekarang ini semenjak aku dengannya, aku hanya bisa mentertawakan masa laluku. Dia bisa membuat aku mentertawakan masa laluku, dia bisa membuatku nyaman dengan perilaku dan tindakannya.
Masaku sekarang ini adalah dengannya. Yang dulu adalah "masalalu", bukan "masalah gue"... gitu katanya... Ah, lagi-lagi dia bisa membuat aku kembali tersenyum.
Masaku kini adalah akhir dari sebuah masa lalu, dan masaku kini adalah penuh mimpi, pengharapan dan memulainya dengan sebuah keyakinan.
Keyakinan. Ya, itu yang sedang aku terapkan, I have faith... I have faith for my health, I have faith for my career, and especially I have faith for my future life with someone that i fall in love.
And for the last... Good bye my "Past" ... hehehehe...
Monday, 28 April 2008
"Bello"
Hehehe...ada cerita tentang sebuah kata "bello". I thought that first time he called me 'bello' he talk about my eyes. Coz engga banget gitchu loch gw dipanggil 'belo' (pake bhs indonesia), udah jelas gw sipit begindang, masa tiba-tiba gw dipanggil gitu. Sempet aneh juga...
Eh taunya sodara-sodara... he said that it is italian language which means beautiful or lovely. Wuih...langsung deh gw melting pas gw tau dia ngasih nickname gw "bello".
For me...that the sweetest things he said to me, coz doi gak romantis bow...jadi ya segitu aja udah bikin gw seneng banget... hehehe... GR banget yakz gw...
Eh taunya sodara-sodara... he said that it is italian language which means beautiful or lovely. Wuih...langsung deh gw melting pas gw tau dia ngasih nickname gw "bello".
For me...that the sweetest things he said to me, coz doi gak romantis bow...jadi ya segitu aja udah bikin gw seneng banget... hehehe... GR banget yakz gw...
Wednesday, 23 April 2008
Has been a month
Udah lama gak posting lagi, bukan berarti gak ada cerita, tapi justru sebaliknya terlalu banyak yang terjadi sama gw. Terlalu banyak kejadian aneh yang sebenernya seru juga buat di posting.
Sekarang gw posting lagi, krn skr I feel like rejected or something like that by someone that I fall in love with. Bukan ditolak atau gimana...engga kok.. Cuma aneh aja when he said that "I dont know wheather I love you or not", gitu katanya. Yang jelas dia bilang dia sayang sama gw, tapi gak tau dia cinta apa engga sama gw. Apa perlu itu menjadi sebuah perdebatan diantara kita? Ga worth it juga sih. Gw cuma pengen jalanin sebaik-baiknya aja.
Tapi kenapa yah gw ngerasa worthless, cant even hide my tears... entahlah apa yg kita perdebatkan...yg pasti itu yg gw rasain... Buat gw apa yg gw jalanin sekarang adalah bentuk pengab dian untuk sesuatu yg lebih baik. apapun itu namanya gw pengen jadi lebih baik...
Sekarang gw posting lagi, krn skr I feel like rejected or something like that by someone that I fall in love with. Bukan ditolak atau gimana...engga kok.. Cuma aneh aja when he said that "I dont know wheather I love you or not", gitu katanya. Yang jelas dia bilang dia sayang sama gw, tapi gak tau dia cinta apa engga sama gw. Apa perlu itu menjadi sebuah perdebatan diantara kita? Ga worth it juga sih. Gw cuma pengen jalanin sebaik-baiknya aja.
Tapi kenapa yah gw ngerasa worthless, cant even hide my tears... entahlah apa yg kita perdebatkan...yg pasti itu yg gw rasain... Buat gw apa yg gw jalanin sekarang adalah bentuk pengab dian untuk sesuatu yg lebih baik. apapun itu namanya gw pengen jadi lebih baik...
Tuesday, 18 March 2008
New Age
Whoaaa...udah lama gak ngeblogs lagi. Banyak bgt yg udah terjadi actually, but it doesnt worth it buat diceritain jg. Tetep dgn penyakit gw yg blm jg sembuh n malah tambah durasi terapi...halah...bahasanya gak enak bener...
Sekarang gw cuma bisa berpasrah diri sama Allah swt atas semua hal yg terjadi sama gw, entah itu dalam karir, pekerjaan, relation, family, dan semua variabel lingkungan sekitar gw... Berusaha udah pasti, tapi yg pasti di umur gw skr gw mencoba lebih wise...
Kalo kata orang terdekat gw sekarang, dia selalu bilang "Tua itu pasti, tapi dewasa itu adalah sebuah pilihan...". Simple isnt it? Jadi ya sekarang ya gw trying to be ajah... Engga juga harus push my self but just go with the flow...yg penting gw tau ke arah mana gw pengen mengalir...
Sekarang gw cuma bisa berpasrah diri sama Allah swt atas semua hal yg terjadi sama gw, entah itu dalam karir, pekerjaan, relation, family, dan semua variabel lingkungan sekitar gw... Berusaha udah pasti, tapi yg pasti di umur gw skr gw mencoba lebih wise...
Kalo kata orang terdekat gw sekarang, dia selalu bilang "Tua itu pasti, tapi dewasa itu adalah sebuah pilihan...". Simple isnt it? Jadi ya sekarang ya gw trying to be ajah... Engga juga harus push my self but just go with the flow...yg penting gw tau ke arah mana gw pengen mengalir...
Monday, 4 February 2008
My Thinkerbell knows me well...
I call it "Thinkerbell", ceritanya biar mirip kaya dogie'nya Paris Hilton. Tapi, secara gw ga mungkin piara anjing (takut digigit hehe..), jd ya gw cuma punya bonekanya aja. Lucu yah??? Tiap kali gw pulang ke bgr, dia adl salah satu yg paling gw kangenin, selain keluarga gw tentunya. Ketika gw ga tau lagi harus bicara sama siapa, cuma dia yang setia mendengar semua keluh kesah gw ataupun kebahagiaan yg lagi gw alamin. Selama hampir 3 bulan ini, cuma dia yang tahu apa yang terjadi dengan hati gw.
Memang siy, dia itu benda mati. Tidak dpt memberikan solusi, bahkan utk bisa mendengar apa yang gw curhatin aja memang gak mungkin, tapi "thinkerbell" satu-2nya saksi mati tentang semua apa yang terjadi dengan gw dan 'dia'. Dia memang sudah tidak ada, tapi 'thinkerbell' masih ada bersama gw dan akan selalu menemani gw. Ternyata 'thinkerbell' lebih setia. Gw tertawa, bercerita, menangis, tersenyum, marah, bahkan melamun bersama dengannya.

Merasa kesepian? Gak juga? Namun terkadang ingin merasakan lagi laying on someone's shoulder. Rasa aman, nyaman dan merasakan ketulusan kasih sayang. Tapi rasanya, sekarang aku sulit percaya lagi dengan namanya ketulusan cinta. Apa masih ada manusia yang menyanjung cinta layaknya seseorang yang aku impikan? Pahit manis kehidupan kadang merubah sudut pandang seseorang.
Merebahkan diri dalam pangkuan seseorang. Ah, rasanya sudah lama sekali gw gak merasakan hal itu lagi. Bukan...bukan... I mean... Bukan untuk hal-2 yang penuh nafsu duniawi. Kalian salah jika menganggap seperti itu. Gw hanya ingin merasakan lagi rasa nyaman berada dalam dekapan, pangkuan dan sentuhan kasih seseorang. Rasa nyaman itu masih bisa kurasakan sampai sekarang, hanya saja aku hanya bisa mengingat rasanya, tapi tidak lagi dapat merasakannya.Wah, jangan-2 gw nulis kaya gini dikira gw lagi desperate pengen punya cowo atau lagi haus belaian cowo. Bukan ko...bukan itu maksud gw... Ini semua bentuk kerinduan akan rasa nyaman itu. Pengungkapan rasa rindu yang tidak mengharapkan apa-2, karena memang cinta harusnya tidak pernah meminta imbalas. Cinta itu murni, penuh ketulusan. Aku ikhlas.
Friday, 1 February 2008
Badai Pasti Berlalu
"Kini semua bukan milikku. Musim itu tlah berlalu. Matahari segra berganti. Badai Pasti berlalu. Gelisah ku menanti tetes embun pagi. Tak kuasa ku memandang datangmu matahari."
Sepenggal lirik diatas jadi penyemangat gw menjalani hari-2 gw yg sekarang. Walaupun beban masalah dan penyakit apa yg entah gw derita ini masih jadi pikiran gw, tapi gw yakin semua ini pasti berlalu. "Akan ada terang setelah gelap", kata-2 itu baru aja gw terima by sms dari temen gw, si sunni. Subuh-2 dia smsin gw kaya gitu. It help me lil bit, memotivasi gw at least.
Gw berharap kebaikan akan dateng ke gw. Gw yakin kesuksesan sedang berjalan ke arah gw. (PD bgt yah??? hehehe), tp kl kata bukunya The Secret memang harus gitu, yakinlah akan hal-2 positif akan kita miliki, coz universe will give possitive response to us as well.
Ayoo...kita think possitive... Target taun ini..."get higher" and SKS alias Senyum Konsentrasi dan Semangat. hhhmmm... dont think too much, just do it ajah...
Always cheers...
Sepenggal lirik diatas jadi penyemangat gw menjalani hari-2 gw yg sekarang. Walaupun beban masalah dan penyakit apa yg entah gw derita ini masih jadi pikiran gw, tapi gw yakin semua ini pasti berlalu. "Akan ada terang setelah gelap", kata-2 itu baru aja gw terima by sms dari temen gw, si sunni. Subuh-2 dia smsin gw kaya gitu. It help me lil bit, memotivasi gw at least.
Gw berharap kebaikan akan dateng ke gw. Gw yakin kesuksesan sedang berjalan ke arah gw. (PD bgt yah??? hehehe), tp kl kata bukunya The Secret memang harus gitu, yakinlah akan hal-2 positif akan kita miliki, coz universe will give possitive response to us as well.
Ayoo...kita think possitive... Target taun ini..."get higher" and SKS alias Senyum Konsentrasi dan Semangat. hhhmmm... dont think too much, just do it ajah...
Always cheers...
Thursday, 31 January 2008
Temptation & Hope
Gak mudah mengalami apa yang aku alami saat ini. Tapi tak ada gunanya lagi aku selalu mengeluhkan apa yang terjadi sekarang. Pressure dan problem memang gak ada hentinya dateng, sampe mendatangkan berbagai penyakit. Bukan hanya karena stress, tapi mungkin jg karena tubuhku sudah tak mampu lagi menahan rasa sakit. Sakit lahir batin tepatnya, gak cuma fisik, tapi keadaan hati dan jiwa pun sakit. Bisa dibilang tubuh ini udah ngedrop, gak kuat lagi. Selama ini selalu gak berasa, tapi lama kelamaan tubuh ini juga punya batasan. Kepala ini udah mau pecah rasanya kalau migren itu datang lagi. Entah ini gejala apa, yang pasti gak bisa dihindari lagi, tomorrow morning aku harus periksa ke Radiologi n EEG. Waduh, ketar-ketir juga siy, tapi mau gak mau harus aku jalanin. Apapun yang terjadi aku harus kuat ngadepinnya. Sekarang cuma bisa banyak berdoa dan konsentrasi penuh ke pengobatan. Entah apa penyakitnya, tp mudah-2an bisa cepet sembuh... Coz, aku masih punya banyak planning, ada 2 project penulisan yg lagi dikerjain, selain itu juga kerjaan di kantor masih perlu banyak improvement. Untung selama ini aku punya rekan-2 kerja yang masih mau bantu kerjaanku. Thanks bgt guys... Actually, begitu banyak yang pengen aku kerjain, mudah-2an masih bisa jalanin itu semua dgn lancar dan mudah-2an dapat mewujudkan apa yang selama ini gw cita-2kan. God, I believe U give me these temptation to make me stronger. Tunjukkan aku jalan dan beri aku kekuatan, Tuhan.
Gak Ngerti... Terlalu Sensi...
Yups itu dia yg bikin gw gak ngerti. Kadang di kala ada dua manusia yang sama-sama dibawah pengaruh emosi, yang ada keduanya sama-sama sensi. Apa yang terjadi malah perdebatan yang sebenarnya gak penting. Untuk kembali ke keadaan yang semula sudah baik pun jadi sulit lagi. Entah siapa yang berkadar emosi tinggi, keduanya tidak ada yang mau disalahkan. Ya, karena memang tidak ada yang salah, cuma salah faham dan kondisi yang tidak tepat. Ah, gw sendiri gak ngerti apa yang salah...cuma gara-2 becanda, sensi, malah jadi emosi. Ah, ga penting sebenernya kalo harus ribut-2 hanya soal sepele kaya gini... Gak ngerti ah...
Subscribe to:
Posts (Atom)